Mei Laporan Pasar: Industri Daging Sapi Asia Tenggara

Edisi ke-54: Mei 2018

 Poin Utama

  • Industri feedlot Indonesia akhirnya dapat mengosongkan kandang dan siap memulai lagi.
  • Harga sapi potong Filipina menyamai negara-negara lain di Asia Tenggara.

May Asian Slaughter Steer Liveweight

Indonesia: Sapi potong steer, AUD $3,60/kg bobot hidup (Rp10.550 = AUD $1)

Tidak seperti biasanya, harga sangat stabil di bulan ini termasuk dalam dua minggu pertama Ramadhan (14-31 Mei) dengan harga dasar stabil di Rp37.5000 (di awal bulan) dan harga tertinggi bertahan di sekitar Rp40.000 atau di bawahnya. Fitur penting di bulan ini adalah bahwa semua feedlot akhirnya berhasil mengurangi jumlah stok sapi mereka hingga ke titik di mana tidak ada lagi sapi yang dipelihara terlalu lama atau sapi yang terlampau gemuk tertahan di kandang mereka. Sejumlah importir bahkan harus menjatah penjualan mereka untuk memastikan agar tidak kehabisan stok sebelum stok baru mereka mencapai bobot potong yang tepat. Kekurangan stok sapi seperti ini baru pertama kali terjadi, semenjak masuknya daging kerbau India pada akhir 2016.

Dalam mata uang Dolar Australia, harga CIF untuk sapi bakalan yang dikirim ke Jakarta berkisar sekitar $ 3,65. Pada saat yang sama di tahun lalu, harga CIF adalah $ 4,05-4,10, sementara dua tahun yang lalu malah mendekati $ 4,60! Bila situasi kekurangan pasokan yang baru terjadi ini dikombinasikan dengan harga baru CIF yang menarik, maka para importir pasti bisa menghentikan semua diskon dan memungkinkan harga menguat ke level yang melegakan, sekitar Rp40-43.000 per kg bobot hidup untuk sapi potong. Dalam sebagian besar sejarah perdagangan sapi, para importir harus membeli sapi bakalan dengan harga per kg yang lebih tinggi daripada harga jual per kg, yang artinya kerugian di awal penjualan (di mana semua laba bersih diperoleh dari margin pakan). Jika tidak ada lagi diskon seperti yang baru-baru ini ditawarkan, maka tingkat harga baru sekitar Rp40.000 per kg dapat menjadi perpaduan yang sangat menarik antara margin perdagangan yang kecil tetapi positif dengan margin pakan, yang artinya semua feedlot yang dikelola secara efisien dapat segera kembali meraup keuntungan. Bahanya adalah, jika beberapa importir menjadi terlalu optimis dan mengimpor terlalu banyak sapi bakalan yang pada akhirnya akan mengarah pada situasi kelebihan pasokan, menuntun pada kembalinya siklus diskon yang tak terelakkan. Menemukan titik ekuilibrium yang baru seperti ini akan sulit, tetapi setidaknya para importir kini tahu berapa banyak sapi di feedlot yang bisa disebut terlalu banyak, seperti di semua level di tahun 2017, dan jumlah seperti saat sekarang yang nyaris tidak cukup. Angka-angka yang baru dipublikasikan oleh MLA untuk tahun kalender hingga akhir April menunjukkan bahwa impor sapi bakalan ke Indonesia selama 4 bulan pertama berjumlah 147.000 ekor. Sapi-sapi inilah yang sekarang dipasarkan selama Ramadhan kali ini. Perkiraan angka ini ke dalam perhitungan tahunan menunjukkan tingkat impor untuk 12 bulan mencapai 441.000 ekor. Ini berpotensi menyesatkan karena Ramadhan menjadi saat puncak permintaan tahunan, sehingga angka ini mungkin harus dilihat sebagai jumlah maksimum tahunan daripada minimum. Laporan MLA yang sama menunjukkan bahwa total impor sapi bakalan untuk tahun 2017 adalah 513.000 ekor. Angka ini terbukti terlampau banyak, sementara tingkat yang baru sampai bulan April tampaknya lebih mendekati keseimbangan penawaran dan permintaan komersial yang tepat. Bulan lalu, saya memprediksi bahwa tingkat impor baru untuk sapi bakalan mungkin akan berkisar sekitar 300.000 ekor, dengan dasar perhitungan adanya 50% daging kerbau India sebanyak 600.000. Saya pikir, perkiraan baru sekitar 440.000 ekor sapi potong tersebut didasarkan pada informasi yang lebih dapat diandalkan.

 

Menarik untuk diperhatikan bahwa harga sapi potong saat ini yang dikirim Darwin berkisar pada AUD $ 2,65 per kg bobot hidup, sedangkan harga CIF di Jakarta untuk sapi potong yang sama sekitar AUD $3,65 (dengan kurs nilai tukar Rp10.500 per AUD $1). Jadi dalam perhitungan kasar, harga CIF di Indonesia yang dikirm ke Darwin dapat diperkirakan hanya dengan menambahkan $1 per kg pada harga sapi bakalan.

 

Baru-baru ini saya berkeliling Indonesia dan sedapat mungkin mengunjungi pasar tradisional setiap ada kesempatan. Satu temuan yang konsisten adalah bahwa harga sangat mirip di semua pasar tradisional Indonesia. Lihat foto di pasar tradisional di Lombok dan Bengkulu (Sumatera Barat) di bawah ini. Terlepas dari jarak kedua tempat yang sangat jauh dan perbedaan besar dalam hal pasokan sapi hidup mereka, namun harga daging sapi segar di kedua pasar sangat mirip. Saya juga menemukan hal seperti ini di Jawa, Sumatera Utara dan Kalimantan. Di dua lokasi di bawah ini, harga daging kelapa (knuckle) berkisar antara Rp125.000 dan Rp130.000. Di Bengkulu, sumber pasokannya adalah sapi impor Australia yang diangkut dari tempat feedlot di Lampung, sementara sumber pasokan sapi di Lombok terutama adalah sapi Bali yang digemukkan secara lokal. Harga indikator di Jakarta bulan ini adalah Rp135.000.

BI Picture 1

Foto: Ada banyak meja penjual daging sapi seperti ini di pasar tradisional Mataram, ibukota Lombok.

BI Picture2

Foto: Pak Hari memiliki kios daging sapi yang paling bersih dan paling apik di Pasar Minggu, pasar tradisional terbesar di Bengkulu, Sumatera Barat.

BI Picture3

Foto: Ayam Kampung di pasar tradisional Lombok. Unggas kecil nan lezat ini dijual tiga kali lipat harga ayam pedaging yang dijual Rp35.000 per ekor pada bobot sekitar 330 gram, jadi harga ayam kampung ini sekitar Rp105.000 per kg sementara harga ayam pedaging sekitar Rp38.000 per kg. Ayam tusuk pada gambar adalah ayam yang siap untuk dipanggang.

 

 

Vietnam: Sapi potong steer, AUD $3,95/kg (VND17.200 = AUD $1)

Harga masih sama seperti bulan lalu dengan indikator utama tingkat sapi potong di HCM City bertahan di 68.000 Dong per kg. harga sapi jantan berkisar 71-73.000 Dong, sementara sapi betina muda seharga 65.000 Dong. Seperti biasa, harga di kawasan utara lebih tinggi sekitar 1.000 Dong untuk setiap kategori. Satu-satunya perubahan kecil dibanding bulan lalu adalah laporan tentang persediaan stok. Kapasitas total feedlot diperkirakan sekitar 100.000 ekor. Bulan lalu, jumlah sapi di penggemukan diperkirakan sekitar 50% dari kapasitas, sementara bulan ini perkiraannya adalah 60%, yang membuat saya berharap bahwa ini adalah dampak langsung dari harga yang lebih rendah di Australia bagian utara. Mengingat bahwa harga di Australia utara mungkin tidak akan naik hingga setidaknya akhir tahun ini, persentase sapi di feedlot mungkin akan terus meningkat dalam beberapa bulan mendatang.

 

China: Sapi potong, AUD $5,19/kg (RMB 4,82 = AUD$1)

Harga sapi potong di Beijing dan Shanghai sedikit menurun, dengan tingkat harga di kedua lokasi berkurang dari 26 Yuan pada bulan April menjadi Y25 per kg pada bulan Mei. Fluktuasi kecil ini masih menempatkan China sebagai pasar dominan di Asia dengan margin yang lebar. Hal ini juga terus menempatkan mereka dalam sorotan sebagai pasar besar yang paling berpeluang untuk sapi potong hidup Australia, dalam waktu dekat. Meskipun prospek ini terlihat menggembirakan dalam perspektif ekonomi secara umum, saya tidak dapat menahan diri untuk membayangkan, bagaimana para politisi, tak pelak lagi akan memanfaatkan perdagangan ini sebagai pendongkrak, jika akhirnya bisnis ini mencapai potensi penuh. Bayangkan skenario ini dalam waktu, katakanlah tiga tahun, perdagangan sapi hidup dari Australia ke China yang booming dengan ekspor 700.000 sapi potong per tahun. Pasar Australia sedang dalam kondisi bagus, sapi mengalir melalui semua negara bagian dan teritori ke depot karantina di pesisir dan diangkut ke kapal dalam jumlah besar. Empat atau lima kapal penuh sedang berlayar di perairan menuju China pada suatu waktu tertentu. Lalu China membuat keputusan mendadak, misalnya tiba-tiba memberlakukan pembatasan pengiriman di Laut Cina Selatan, dan Australia (seperti halnya Amerika Serikat dan negara lain) melakukan protes keras. Sebagai pembalasan, China menghentikan perdagangan sapi hidup dalam semalam, menempatkan pemerintah Australia dalam posisi yang sangat sulit untuk menyeimbangkan diplomasi dan perdagangan. Saya tidak ingin menjadi pesimis tetapi gaya diplomasi seperti ini sudah dilakukan setiap hari, hanya saja belum melibatkan begitu banyak hewan hidup di tengah samudera.

BI Picture4

Foto: penjualan daging di supermarket di China.

 

Filipina: Sapi potong, AUD $3,92/kg (Peso 39,5 = AUD $1)

Filipina menjadi bintang pertunjukan saat ini dengan kenaikan harga sapi potong yang tiada henti hingga akhirnya membawa negara ini menyamai negara lain di sekitarnya. Kenaikan ini juga menyebabkan kenaikan harga daging sapi segar yang dapat diprediksi, di pasar tradisional dan supermarket. Dan semua perkembangan ini terjadi dalam tempo yang sangat singkat, hanya 6 bulan. Harga baru untuk sapi lokal dikombinasikan dengan harga bakalan yang turun di Australia utara, pastilah menempatkan pasar ini kembali dalam pantauan para eksportir Australia yang tertarik untuk menemukan peluang pasar baru mengingat impor dari Indonesia yang terus menurun.

 

Thailand: Sapi potong steer, AUD $3,94/kg (Baht 24,1 = AUD $1)

Sekali lagi tidak ada hal yang signifikan untuk dilaporkan dari Thailand untuk bulan ini, dengan harga sapi hidup dan daging sapi tidak berubah sejak bulan lalu.

 

Malaysia: Sapi potong steer, AUD $4,07 per/kg (RM3,00 = AUD $1)

Harga sapi potong lokal sedikit turun, sementara nilai tukar Ringgit menguat. Harga daging sapi segar domestik mengalami sedikit peningkatan, seiring dengan bulan Ramadhan dalam dua minggu terakhir di bulan Mei ini.

May 18 price table Indo-2 ( Rev on March price Philippines ).png

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s