Mei Laporan Pasar: Industri Daging Sapi Asia Tenggara

Edisi ke-66: Mei 2019

 

Poin-Poin Utama

  • Harga sapi gemuk akhirnya bergerak naik
  • Para pengusaha penggemukan (feedlooter) Indonesia mendapat daftar panjang kabar buruk
  • Permintaan impor Vietnam menguat dengan harga dalam negeri yang bertahan kokoh

 

Asian Slaughter

 

Indonesia: Sapi Potong Steer, AUD $3,91/kg bobot hidup (Rp9.970 = AUD $1)

Setelah sekian lama, akhirnya harga sapi potong steer berhenti merosot dan menunjukkan kenaikan kecil di bulan Ramadhan. Bulan ini memperlihatkan kenaikan rata-rata menjadi Rp39.000, naik dari Rp38.000 pada bulan April. Kenaikan permintaan di bulan Ramadhan selalu cukup untuk menghabiskan tumpukan stok sapi, sembari menyambut datangnya arus kas. Meskipun kondisi perdagangan membaik selama Ramadhan, para importir melaporkan bahwa permintaan masih di bawah harapan dengan hasil akhir yang sedikit mengecewakan. Sepertinya tidak ada orang yang tahu mengapa ini bisa terjadi, bahkan para penjual daging kerbau India pun melaporkan tingkat permintaan yang serupa. Para importir jelas masih memanfaatkan arus kas ini sewaktu mereka mengimpor hampir 59.000 ekor sapi bakalan pada bulan Mei. Peningkatan tajam di atas level rata-rata bulanan ini juga cenderung mencerminkan harapan bahwa dalam waktu dekat, sapi bakalan akan sangat sulit diperoleh dari Australia utara, sementara harga sapi bakalan di bulan Mei tetap terkendali di sekitar USD $ 2,65 untuk harga CIF. Dengan menguatnya harga sapi steer bakalan Darwin menjadi sekitar AUD $3 per kg bobot hidup pada akhir Mei, tingkat harga CIF ini kemungkinan akan terus mengalami kenaikan sepanjang sisa tahun ini. Prediksi harga sapi bakalan setelah bulan Juli menunjukkan bahwa harga mungkin akan naik hingga $3,50 sampai $4 yang akan diterjemahkan menjadi harga CIF Jakarta antara USD $3,15 dan $3,50.

 

Terkait kartel yang sudah berlangsung lama, proses banding pengaturan harga akhirnya berujung dengan semua importir kini dipastikan bersalah atas tuduhan awal dan diharuskan membayar denda tanpa penundaan lagi. Meskipun saya belum melihat dokumentasi yang sebenarnya, prediksi sebelumnya adalah bahwa total denda dinaikkan hingga sekitar USD $10 juta untuk semua importir. Mengingat buruknya lingkungan komersial yang dialami oleh industri, persoalan ini akan menjadi tekanan keuangan yang sangat serius bagi semua pihak. Tidak heran jika beberapa importir tidak ikut-ikutan memutuskan untuk meninggalkan industri ini secara permanen.

 

Seakan belum cukup, kabar buruk lain datang bagi para pengusaha penggemukan, yaitu persyaratan impor 1 ekor sapi indukan untuk 5 ekor sapi bakalan akhirnya mencapai titik puncak dengan dijatuhkannya hukuman bagi importir yang gagal mematuhi kebijakan tersebut (dalam hal ini, semua importir) dalam bentuk penolakan izin impor di masa depan untuk periode 12 bulan. Setiap importir memiliki tanggal berbeda untuk perpanjangan tahunan izin impor mereka. Saya pikir sudah ada dua importir yang mencapai batas waktu ini pada bulan April dan Mei. Sebagian besar industri akan memasuki batas waktu pada Agustus hingga Oktober nanti. Namun tidak semuanya hilang karena meskipun semua perusahaan importir yang ada akan terkena penalti dalam bentuk tidak memperoleh izin impor baru selama 12 bulan, namun tidak ada batasan bagi perusahaan baru untuk mengajukan izin impor, sehingga tampaknya tidak akan ada gangguan terhadap arus izin yang dikeluarkan karena mereka hanya akan membuat entitas baru, memperoleh izin yang diperlukan dan menjaga rantai pasok tetap lancar.

 

Tanggal 1 Juni adalah tanggal yang nantinya akan membawa pukulan lain terhadap perdagangan dalam bentuk regulasi baru Standar Australia untuk Ekspor Ternak (Australian Standards for the Export of Livestock/ASEL) yang mensyaratkan pengurangan kepadatan stok sapi yang diangkut melalui laut. Regulasi ini akan menyebabkan berkurangnya jumlah sapi yang diangkut nelalui kapal yang sama sehingga biaya pengiriman per ekor menjadi lebih tinggi. Seekor sapi steer berbobot 300kg akan memerlukan ruang lebih besar sekitar 5% sehingga mungkin akan menambah biaya pengangkutan sekitar $20 per ekor. Tampaknya tanggal penerapan regulasi ini ditunda untuk beberapa saat, karena masih ada pengaturan administrasi. Bila semua faktor di atas digabungkan, prospek bisnis penggemukan di Indonesia dapat dibilang sangat buruk. Meskipun data terbaru menunjukkan tren peningkatan ekspor sapi hidup ke Indonesia, tren ini akan berumur pendek sebagai hasil kombinasi dari benturan faktor-faktor yang diuraikan di atas dan mendorong pasar terbaik kita ke titik terendah dalam beberapa dekade.

 

Photo 1

Foto: Meskipun kebijakan impor 1 ekor sapi indukan untuk setiap 5 ekor sapi bakalan tidak terpenuhi, masih ada sejumlah sapi indukan yang berhasil diimpor selama periode tersebut

 

Photo 2

Daging kerbau India tersedia dalam jumlah melimpah di pasar tradisional, namun para pedagang melaporkan bahwa permintaan tidak setinggi harapan mereka.

 

Photo 3

Daging kerbau India sedang dicairkan di lokasi untuk para pembeli agar dapat dibawa pulang dan dimasak pada hari yang sama.

 

Photo 4

Produk daging beku Australia juga laris manis di pasar tradisional selama bulan Ramadhan.

 

Vietnam: Sapi Potong Steers, AUD $4,48/kg (VND16.300 = AUD $1)

Pasar Vietnam menjadi pemain yang cemerlang saat ini, dengan harga sapi potong dalam negeri yang tetap tinggi dikombinasikan dengan semakin banyaknya impor sapi bakalan dan sapi potong. Pasar ini bertumbuh dan matang pada waktu yang tepat untuk mengimbangi dampak penurunan kondisi pasar di Indonesia. Sejumlah 22.000 ekor sapi diimpor pada bulan April, terdiri dari 11 ribu ekor sapi bakalan dan 11 ribu ekor sapi potong. Jumlah yang sama diimpor pada bulan Mei, tetapi saya belum memiliki memperoleh data sebenarnya untuk bulan ini. Perekonomian dalam negeri yang kuat, jumlah kawanan sapi dalam negeri yang jauh dari cukup, dan menurunnya impor sapi hidup dari negara-negara tetangganya di Asia Tenggara, menghasilkan kesenjangan antara kekurangan pasokan dan permintaan yang terus meningkat. Bulan Maret hingga akhir Juni menjadi kebiasaan terjadinya lonjakan impor ternak sapi musiman dari Laos dan Kamboja, tetapi hal ini berkurang secara signifikan karena jumlah kawanan di kedua negara juga menurun. Pemerintah telah memprakarsai banyak proyek yang dirancang untuk membantu para peternak lokal membesarkan lebih banyak dan lebih banyak lagi sapi potong, tetapi sama seperti kawasan Asia lainnya, tanah di sana terlalu berharga untuk memelihara sapi karena hampir semua perusahaan lain akan menghasilkan keuntungan yang jauh lebih baik. Beternak sapi hanya masuk akal jika dilakukan di tanah yang berkualitas buruk yang tidak cocok untuk apapun, dan Vietnam hanya memiliki sangat sedikit tanah seperti itu.

 

Harga sapi potong masih sama dengan bulan lalu, dimana sapi steer dijual pada harga sekitar VND70.000 di kawasan selatan dan VND74.000 di bagian utara. Kapasitas feedlot masih berkisar di sekitar 100.000 ekor (setelah tutupnya 2 pemain besar) yang menafaatkan sekitar 60% kapasitas pada akhir Mei. Media Vietnam terus menerbitkan beragam artikel tentang ambruknya keuangan dua proyek feedlot raksasa yang mengakibatkan kerugian jutaan dolar AS.

Harga daging sapi di pasar tradisional dan supermarket tetap stabil dengan harga tinggi seperti biasa.

 

Sepertinya di Vietnam ada banyak penipu, dengan begitu banyak contoh barang-barang palsu yang beredar seperti daging kerbau dan daging babi yang diwarnai dan dimodifikasi dengan bahan kimia dan darah sapi agar terlihat seperti daging sapi. Hal mengerikan yang dilaporkan kepada saya bulan ini adalah tentang vaksin African Swine Fever (ASF) palsu yang dipasarkan untuk melindungi babi. Dengan ditemukannya ASF baru-baru ini di Vietnam, sulit untuk membayangkan bahwa ada orang yang begitu kejam menjual produk palsu kepada peternak yang putus asa, yang hanya akan menambah kerugian finanaial bagi produsen babi.

 

Photo 5

Vaksin palsu untuk African Swine Fever.

 

Photo 6 

China: Sapi potong, AUD $5,42/kg (RMB 4,80 = AUD 1$)

Hanya sedikit yang dilaporkan dari pasar China bulan ini, dengan harga sapi potong dan daging sapi relatif stabil. Pemerintah menyatakan bahwa kini penyebaran ASF sebagian besar sudah dapat dikendalikan. Namun, proses pengosongan stok, pembersihan dan pengisian ulang stok akan membutuhkan sumber daya yang sangat besar dan waktu selama beberapa tahun untuk memulihkan populasi babi seperti sediakala. Agen saya di Shanghai melaporkan bahwa harga daging babi sudah naik 12% dalam bulan Mei, tetapi mungkin hanya akan terjadi sekali ini saja.

 

Filipina: Sapi potong, AUD $4,74/kg (Peso 36,3 = AUD $1)

Perekonomian Filipina terus menunjukkan kinerja yang bagus dengan penguatan mata uang kembali terjadi pada bulan ini sehingga menyebabkan harga sapi dalam AUD di atas naik sekali lagi meskipun indikator harga lokal yang saya gunakan tetap sama di Peso172 per kg bobot hidup. Pendapat saya adalah, ada kebangkitan dalam hal pengiriman sapi bakalan dari Mindanao ke Manila di mana mereka digemukkan di feedlot dan kemudian disembelih. Yang tidak begitu jelas adalah mengapa impor sapi bakalan Australia belum dimulai lagi. Jika ada yang bisa membantu saya untuk memahami situasi ini, saya akan dengan senang hati mendengar pandangan mereka.

 

Kekhawatiran terkini terhadap ASF mengakibatkan pemerintah melarang impor daging babi dari China dan Eropa untuk saat ini, dan mengambil tindakan tegas terhadap penyelundupan daging babi dan babi hidup yang menjadi hobi lokal yang cukup populer setiap kali ada perbedaan harga yang besar di kedua sisi perairan. Saya berani bertaruh bahwa para penyelundup akan tetap giat.

 

Thailand: Sapi Potong Steers, AUD $4,09/kg (Baht 22,0 = AUD $1)

Tidak ada perubahan dari bulan lalu dengan pembatasan perdagangan langsung ke China yang terus menutup permintaan. Kenaikan tingkat AUD di atas murni karena penguatan Baht.

 

Pemerintah Thailand memprakarsai sebuah program besar yang dirancang untuk mencegah masuknya ASF. Namun, mengingat hubungan perdagangan ternak hidup tradisional mereka dengan China dan sejumlah besar wisatawan Tiongkok yang datang ke Thailand setiap hari, kemungkinan bahwa penyakit ini akan masuk pasti sangat tinggi.

Kementerian Pertanian dan Koperasi (MOAC) baru-baru ini mempublikasikan hasil penelitian yang menunjukkan kehancuran ekonomi yang akan terjadi jika wabah ASF merebak di Thailand. MOAC memperkirakan bahwa jika penyakit ini menginfeksi 30 persen populasi babi, kehancuran ekonomi akan mencapai 21,17 miliar Baht (US $672 juta). Dalam skenario tingkat infeksi babi 50 persen, kehancuran ekonomi akan naik menjadi 35,28 miliar Baht (US $1,1 miliar) sedangkan dalam skenario tingkat infeksi 80 persen, kehancuran ekonomi akan mencapai 56,45 miliar Baht (US $1,8 miliar).

 

Photo 7

Foto di atas: Jason Hatchett mengirimkan foto ini kepada saya, diambil di sebuah supermarket di Alaska yang menunjukkan penjualan daging sapi Angus AS seharga $31,50 untuk Top Sirloin, AUD $29,93 untuk NY Striploin dan AUD $25,99 untuk T-bone

 

Saudara perempuan saya, Lynn, mengunjungi Florence di Italia bulan lalu dan mengirimkan foto-foto di bawah ini yang difokuskan pada Bistecca alla Firoentina, potongan daging sapi-bertulang Tuscan yang terkenal, yang harus menyertakan potongan porterhouse. Jika Anda memesan santapan lezat ini, Anda harus tahu bagian mana yang Anda dapatkan dan potongan ini besar sekali sehingga Anda juga perlu mengajak beberapa teman untuk makan bersama. Awalnya, daging sapi ini hanya berasal dari bangsa sapi lokal Chianina, tetapi sekarang juga bersumber dari sejumlah besar bangsa sapi Eropa lainnya.

 

Photo 8

Dengan harga 76.8 Euro per kg, Anda harus tahu bahwa Anda mendapatkan potongan teratas

 

Photo 9

 

Photo 10

Potongan khusus ini adalah variasi yang disebut Fiorentina Filetto yang harganya sedikit lebih murah.

 

Photo 11

Cara tradisional untuk menyantap steak raksasa ini adalah, koki akan memotong steak yang sudah dimasak di meja dan menyajikannya langsung ke piring pelanggan.

 

Angka-angka pada tabel ini dikonversi ke AUD$ dari kurs masing-masing negara yang berubah setiap harinya, sehingga harga aktualnya sedikit berbeda oleh fluktuasi nilai tukar mata uang asing yang terus berubah. Harga dalam AUD$ yang disajikan di bawah ini hendaknya dilihat sebagai sebuah tren, bukannya harga persis masing-masingnya. Bila memungkinkan, daging potong yang digunakan untuk penentuan harga di pasar tradisional dan di supermarket adalah bagian knuckle/round atau yang biasa disebut daging kelapa.

May 19 price table

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s