April Laporan Pasar: Industri Daging Sapi Asia Tenggara

Edisi Ke-77: April 2020

Poin-poin Utama

  • Perdagangan sapi hidup tetap beroperasi meski dalam laju perdagangan separuh dari biasanya
  • Pasar basah masih dibuka, namun volume dan jam operasionalnya berkurang
  • Negara-negara Asia Tenggara tampaknya mengalami infeksi virus pada tingkat sedang
  • Harga sapi bakalan Darwin anjlok di akhir bulan

Asian Slaughter Steer_Pic1

Indonesia: Sapi Potong Steer, AUD $3,99/kg bobot hidup (Rp9.800 = AUD 1$)

Terlepas dari kekacauan yang terjadi di semua pasar termasuk pasar ternak hidup, harga-harga barang di Indonesia masih sangat stabil. Permintaan tetap lemah karena banyak restoran yang tutup kecuali untuk layanan bawa-pulang (takeaway). Hal ini menyebabkan permintaan jeroan menjadi sangat rendah, sementara kulit sapi juga menghadapi masalah penurunan permintaan. Warga masyarakat tetap membutuhkan makanan dan beberapa orang masih mampu membeli daging sapi, sehingga berkurangnya permintaan layanan makanan yang mengarah ke satu arah dan juga dimulainya bulan Ramadan telah sedikit mendorong naik permintaan ke arah yang lain, menyebabkan harga yang stabil untuk sapi potong jantan, mulai dari Rp38.500 di Lampung hingga Rp43.500 di Jawa. Jadi, saya akan berpegang pada harga indikator di Rp39.000. Laporan tentang harga eceran bervariasi di berbagai lokasi, dengan harga daging sapi dan ayam tetap stabil di daerah BSD, sementara di Jakarta Pusat, harga makanan segar di pasar basah sudah mengalami kenaikan hingga 25%.

Daging kerbau India sudah hampir habis meskipun beberapa outlet di Jakarta masih memiliki stok. Tampaknya pesanan produk India terlambat dilakukan dan India sudah lebih dahulu menutup negaranya akibat pandemi virus, sehingga hanya sejumlah kecil pesanan yang sedang dalam perjalanan dan diperkirakan belum akan tiba di Indonesia hingga setelah lebaran. Tak ada yang tahu, kapan rantai pasok India akan kembali terbuka. Pemerintah juga sudah memesan produk beku dari Brasil (dan kabarnya, juga memesan dari Argentina) tetapi akan memakan waktu yang cukup lama (kira-kira 6-8 minggu) hingga produk tersebut masuk ke pasar. Jadi untuk sementara, keadaan mungkin akan kembali seperti masa sebelum adanya daging kerbau India, ketika satu-satunya daging sapi yang tersedia di pasar berasal dari sapi yang disembelih di dalam negeri serta produk beku dan dingin Australia dari campuran sapi dalam negeri dan sapi bakalan impor Australia. Tren yang berkembang, yaitu menahan sapi pejantan lokal untuk dijual dengan harga tinggi pada perayaan Idul Qurban, memberikan banyak tekanan pada sapi potong selama sisa tahun ini, sehingga pada akhirnya nanti kita bisa menghadapi masalah kekurangan daging sapi segar dalam waktu dua bulan ke depan, hingga produk dari India tiba. Saya mendengar bahwa saat ini ada sekitar 190.000 ekor sapi Australia yang sedang digemukkan di Indonesia, sehingga masih banyak stok untuk dijual jika diminta oleh pasar. Data resmi impor adalah 34.400 ekor pada bulan Maret, mirip dengan bulan Januari (30.400 ekor) dan Februari (38.500 ekor), semuanya di bawah angka rerata bulanan, sehingga mestinya tidak banyak stok sapi yang terlampau gemuk, terlepas dari menurunnya jumlah pemotongan sapi setiap hari. Jelas bahwa permintaan akan dikendalilkan terutama oleh perkembangan infeksi virus di seluruh Indonesia, tetapi menurut hemat saya, situasi saat ini relatif baik. Di bawah ini adalah data dari internet yang menggunakan data kematian historis dan membandingkannya data kematian saat ini, yang bertujuan untuk mengetahui jumlah akurat kematian akibat virus corona. Menggunakan pendekatan ini, estimasi tingkat kematian yang disebabkan oleh corona di Jakarta selama bulan Maret terhitung sekitar 1600 jiwa. Walaupun ini adalah jumlah yang mengerikan, namun jika memperhitungkan kepadatan populasi yang tinggi dan keterbatasan kapasitas sistem perawatan kesehatan, maka jumlah ini tampaknya relatif rendah dibandingkan dengan semua negara lain yang ada dalam daftar di bawah ini. Data non-ilmiah dari berbagai sumber tentang tingkat infeksi di berbagai lokasi di Indonesia saat ini menunjukkan bahwa tingkat infeksi tetap rendah. Mungkin virus ini tidak mudah menyebar di lingkungan tropis. Semoga begitu.

Pic2_Higher deaths than normal

Pemerintah Indonesia mengumumkan pembatalan impor sapi indukan yang diusulkan untuk tahun 2020, terkait dengan pandemi corona.

Di bawah ini adalah grafik yang diambil dari situs internet mata uang XE, menunjukkan betapa stabilnya hubungan antara AUD dan Rupiah dalam jangka panjang. Selama 5 tahun terakhir, variasi nilai tukar kurang dari 10% untuk kedua sisi mata uang. Saat ini, nilai tukar sekitar Rp9.800 untuk AUD.

Pic3_XE Currency Charts Harga sapi steer bakalan Darwin anjlok di akhir April, dengan beberapa penjualan yang signifikan terjadi dengan harga AUD $ 2,60 per kg. Ini artinya terjadi penurunan sebesar 24% dari akhir Maret ($ 3,40). Sejak terjadinya penjualan panik ini, harga mengalami kenaikan ke $ 2,80 pada akhir bulan, dengan prediksi bahwa harga mungkin akan tetap di sekitar $ 3 setelah musim penjualan dimulai dengan baik pada bulan Mei. Saya menggunakan harga indikator $ 2,80 untuk bulan April.

Di antara segunung kabar buruk yang menghantam kita setiap hari, terkadang ada kabar baik bagi kita yang terlibat dalam industri daging sapi. Pada dasarnya, kita adalah bagian dari rantai makanan global dan ketika bencana melanda, lihat (di bawah ini) bagaimana orang-orang, dalam hal ini di Spanyol, mengubah prioritas pengeluaran mereka. Pengeluaran untuk makanan meningkat dari sekitar 20% hingga mendekati 60%, sementara hampir setiap pegeluaran lainnya berkurang. Ketika situasi menjadi amat sulit, kita pasti dapat melakukan hal yang tepat!

Pic4_Lock Down

Grafik dari the Economist, 24 April 2020.

Grafik dari the Economist, 24 April 2020.

Vietnam: Sapi Potong Steer, AUD $4,90/kg (VND14.700 = AUD 1$)

Harga kembali naik di bulan ini dengan kenaikan tingkat indikator menjadi Dong 72.000 per kg bobot hidup. Angka impor resmi masih kuat, yaitu 43.000 ekor pada bulan Januari, 20.600 pada bulan Februari, dan 28.000 di bulan Maret. Data anekdotal bulan April cukup kuat dan tampaknya akan berlanjut hingga Mei. Saya secara pribadi melakukan perjalanan dengan 2 kapal pengiriman sapi ke Vietnam selama bulan Mei, dan saya tahu masih ada beberapa pengiriman lainnya. Permintaan menggembirakan yang terus berlangsung ini mungkin ada kaitannya dengan kasus corona yang relatif rendah di Vietnam, sebagai hasil penutupan wilayah, pengujian dan langkah-langkah lain yang diambil secara ekstensif sejak awal Maret. Kekurangan daging babi akibat epidemi wabah Afrika Swine Fever juga akan memainkan peran untuk menjaga permintaan tetap kuat. Agen saya di Thailand melaporkan adanya ekspor besar sapi ke Kamboja selama bulan April, yang mayoritasnya hampir pasti akan diekspor kembali ke pasar sapi potong yang melayani kota Ho Chi Minh.

Tiongkok: Sapi Potong, AUD $7,06/kg (RMB 4,45 = AUD 1$)

Terjadi sedikit penurunan harga di bulan ini, dimana harga di Beijing turun menjadi Y31 dan di Shanghai menjadi Y31,8 per kg bobot hidup. Banyak pasar tradisional yang ditutup di Beijing, namun sekarang terbuka di Shanghai. Harga daging ayam dan daging babi di supermarket di Beijing mengalami kenaikan, sementara harga daging sapi masih stabil. Di Shanghai, di mana pasar basah dan supermarket tetap dibuka, harga daging babi naik sedangkan harga daging sapi dan ayam turun.

Filipina: Sapi Potong, AUD $6,67/kg (Peso 31,5 = AUD 1$)

Harga sapi dan daging sapi tetap stabil selama bulan April, sementara harga sebagian besar bahan pangan lainnya mengalami penurunan. Harga beras, daging babi, buah-buahan dan sayuran semuanya turun, karena masyarakat tidak memiliki penghasilan yang cukup untuk mampu membeli dengan harga normal, juga adanya mandat pemerintah yang mengatur harga tetap. Untungnya, pulau Visayas dan Mindanao (kecuali Kota Davao) akan segera membuka karantina karena tingkat kasus virus di sana jauh lebih rendah daripada di Luzon.

Thailand: Sapi Potong Steer, AUD $4,63/kg (Baht 20,5 = AUD 1$)

Perbatasan dengan Myanmar (impor) dan Tiongkok (ekspor melalui sungai Mekong) masih ditutup, sementara pembeli baru dari Kamboja telah memasuki pasar dengan permintaan sekitar 1.000 ekor sapi potong per minggu, yang hampir pasti menemukan jalan melalui negara itu ke selatan Vietnam. Kekuatan pasar ini menghasilkan kenaikan harga sapi potong dari 80-an Baht di bulan lalu menjadi 95 Baht per kg pada bulan April.

Tiongkok mengimpor hingga 1.000 ekor sapi potong per hari dari timur laut Myanmar melalui perbatasan negara bagian Muse dengan harga sekitar AUD $ 2 per kg bobot badan, sehingga tidak heran kalau pasar belum terbuka bagi sapi yang jauh lebih mahal yang masuk melalui rute sungai Mekong utara dari Thailand.

Sumber saya mengatakan bahwa pandemi virus Corona secara bertahap mulai berhasil dikendalikan di seluruh Thailand, dan penurunan kasus terus terjadi secara konsisten sehingga ia berharap pembatasan internal akan mulai berkurang dalam beberapa minggu mendatang. Di bawah ini beberapa foto yang disediakan oleh konsultan agribisnis yang tinggal di Bangkok, Chris King (King Photography).

Pic5_Australian Beef Striploin

Foto dari King Photography: Daging dari sapi Aussie yang diberi pakan rumput dijual di supermarket Bangkok, dengan harga: cube roll @ AUD $ 36,60, striploin @ $ 31,20 dan tenderloin @ $ 48,70.

Pic6_Klongtoey Market Bangkok

King Photography: jeroan dijual dengan harga @ AUD $ 7,32 dan daging sapi @ $ 9,77 di pasar Klongtoey, pasar basah terbesar di Bangkok.

Pic7_Wagyu On Nut Makro Bangkok

Foto dari King Photography: daging sapi wagyu dari supermarket On Nut Makro di Bangkok.

 Bangladesh

Pic8_Beef Stall Dhaka

King Photography: sebuah kios daging tepi jalan di pinggiran kota Dhaka, ibukota Bangladesh.

Pic9_Slaughter Bulls Bangladesh

King Photography: sapi potong jantan di Bangladesh. Sapi-sapi mengesankan yang dipelihara di fasilitas yang sangat baik.

Angka-angka pada tabel ini dikonversi ke AUD$ dari kurs masing-masing negara yang berubah setiap harinya, sehingga harga aktualnya sedikit berbeda oleh fluktuasi nilai tukar mata uang asing yang terus berubah. Harga dalam AUD$ yang disajikan di bawah ini hendaknya dilihat sebagai sebuah tren, bukannya harga persis masing-masingnya. Bila memungkinkan, daging potong yang digunakan untuk penentuan harga di pasar tradisional dan di supermarket adalah bagian knuckle/round atau yang biasa disebut daging kelapa.

April 2020 price table indo( Picture )

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s